Postingan

Dirlantas Polres Metro Jaya Menjelaskan Kejadian Truk Yang Menabrak Patwal Hingga Tewas Ditempat

Jakarta - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan CS, sopir truk yang menabrak anggota Patwal di Tol Jakarta-Cikampek diduga tengah menerima telepon saat berkendara. Akibatnya, anggota Patwal Polda City Jaya Iptu Dwi Setiawan itu meninggal di tempat. "Rentetan ini bermula dari pelaku keterangan sopir dan kernet, sopir terima telepon dari seseorang sambil nyetir dia terima, sambil nyetir juga dia sedang texting pada seseorang sempat berpindah-pindah HP. Pindah ke tangan kanan sampai hilang konsen dan saat ada kendaraan di depan yang perlambat dia kaget buang ke kanan dan almarhum ada di sebelah kanan,"tutur Sambodo di Jakarta, Jumat (29/10/2021). Saat itu almarhum Iptu Dwi Setiawan tengah melakukan tugasnya untuk mengawal tim supervisi vaksinasi merdeka di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. "Tim pengawasan untuk cek apakah gerai vaksin berjalan baik,"katanya. Jadi Tersangka Kini CS, kata Sambodo telah ditetapkan sebagai tersangk...

Terkait Kasus Polisi Yang Membanting Mahasiswa di Tanggerang, Mendapat Sanksi Ditahan 21 Hari Dan Tertunda Kenaikan Pangkat

Tanggerang - Polisi berinisial Brigadir NP yang terlibat aksi banting mahasiswa saat unjuk rasa dalam HUT Kabupaten Tangerang selesai menjalani sidang etik dan disiplin. Hasilnya, anggota Polresta Tangerang itu menerima sanksi terberat. Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menyampaikan, Brigadir NP menerima sanksi penahanan hingga penundaan kenaikan pangkat. "Terhadap Brigadir NP telah dengan sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran aturan disiplin anggota Polri, Brigadir NP diberi sanksi terberat secara berlapis,"tutur Shinto dalam keterangannya, Jumat (22/10/2021). "Mulai dari penahanan di tempat khusus selama 21 hari, mutasi yang bersifat demosi menjadi Bintara Polresta Tangerang tanpa jabatan, dan memberikan teguran tertulis yang secara administrasi akan mengakibatkan Brigadir NP tertunda dalam kenaikan pangkat dan terkendala untuk mengikuti pendidikan lanjutan,"sambungnya. Menurut Shinto, sidang itu berlangsung pada Kamis sore, 22 ...

Gempa Berkekuatan 4,8 Magnitudo Mengguncang Pacitan, Terasa Sampai ke Yogyakarta

Jakarta - Gempa berkekuatan 4,8 magnitudo yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, dirasakan hingga Kota Yogyakarta. Sejumlah warga mengaku merasakan getaran saat sedang menjalani aktivitas. Salah seorang warga mengaku gempa yang dirasakan tidak terlalu lama. Namun, dia mengaku panik karena sebagian warga yang melintas depan pertokoannya berteriak gempa. "Orang-orang pada teriak. Tadi sempat mau keluar ruangan juga, tapi getarannya tidak terlalu lama,"jelas Syarif saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (13/10/2021). Sementara itu, gempa Yogyakarta juga diadukan oleh warganet di jagad Twitter. Akun @emilixlix mengaku merasakan gempa, hingga membuat televisi yang sedang iya saksikan berguncang. "Jogja gempa ya barusan? tv aku sampai getar,"cuit dia. Sementara itu, warganet lainnya mengaku lantai sekolahnya mengalami retak usai gempa terjadi. "Gais, jogja gempa tapi aku ga berasa. posisinya aku lagi di toilet, pas balik ke ruang kelas, kok di...

Kendati Banyaknya Permintaan, Said Aqil Siap Maju Kembali Menjadi Ketum PBNU

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menegaskan dirinya siap kembali maju menjadi Ketua PBNU berikutnya. Kendati belum mendeklarasikan diri, Claimed mengaku mendapat banyak permintaan untuk kembali maju menjadi Ketua Umum PBNU. "Kalau banyak permintaan, ya saya siap dong, kader harus siap kalau banyak permintaan. Walaupun sampai saat ini saya belum mendeklare secara resmi, tetapi permintaan sudah sangat banyak,"kata Said kepada wartawan usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/10/2021). "Siap maju, kenapa enggak siap,"sambungnya. Dia menyebut sejumlah kiai sepuh memintanya untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketum PBNU seperti, Tuan Guru Haji Turmuzi dari Lombok, Kiai Hasan dari Cirebon, hingga Kiai Muhtadi dari Banten. Namun, Said juga mempersilahkan apabila ada kader NU yang ingin maju Ketum PBNU . "Pokoknya silahkan kompetisi siapapun kader-kader NU yang mau maju, silahkan...

Gubernur DKI Anies Beserta Menteri Perhubungan Dan Menteri BUMN Resmikan 2 Stasiun Terintegrasi Tebet Dan Palmerah

Jakarta - Pada Rabu, 29 September 2021, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan stasiun terintegrasi di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan. Terdapat dua stasiun yang diresmikan yakni Tebet, Jakarta Selatan dan Palmerah, Jakarta Pusat. Tak sendiri, turut serta bersama Anies, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir. Saat memberikan sambutan, Anies menyatakan peresmian ini merupakan hasil dari kolaborasi dengan sejumlah pihak. Mulai dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), PT MITJ, hingga PT MRT Jakarta. "April tahun lalu kita resmikan Stasiun Tanah Abang, dan saat lihat Tanah Abang, banyak yang melihat perubahan jika turun dari kereta api. Dan integrasi antar transportasinya juga berlangsung amat smooth,"kata Anies Baswedan, Rabu, 29 September 2021. Anies pun berharap nantinya banyak masyarakat Jabodetabek yang akan menggunakan transportasi umum. Berikut deretan per...

Komplotan Begal Sadis Beraksi di Bekasi, Ustaz di Bacok Dan Dibawa Kabur Motornya

Bekasi - Aksi komplotan begal sadis di Kota Bekasi, Jawa Barat, kian meresahkan. Kali ini menimpa seorang ustaz bernama Jamiludin (39 ), warga Kampung Kaum Utara, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Tak hanya membawa kabur sepeda motor, komplotan begal juga membacok korban hingga terluka parah. Saat ini korban masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Kejadian nahas tersebut terjadi Selasa 21 September 2021. Saat itu korban mengendarai sepeda motor, melintas di Kampung Babakan, Mustikasari, Mustikajaya, Kota Bekasi , menuju arah pulang. Tiba-tiba korban dipepet dan diberhentikan komplotan pelaku yang berjumlah lebih dari dua orang. Pelaku turun dan langsung menodongkan senjata tajam sambil meminta paksa sepeda electric motor korban. "Si pelaku mengancam dengan senjata tajam, tapi korban sempat melawan,"kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Rabu (22/9/2021). Melihat korban yang terus ...

Sebuah Pesawat Yang Hilang Kontak Dan Jatuh Dibukit Bilogai Intan Jaya

Jakarta - Tim gabungan TNI-Polri bersama pemuda gereja tengah melakukan evakuasi terkait insiden hilang kontak pesawat Rimbun Air PK OTW di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. "Karena jatuhnya pesawat terjadi di perbukitan, sehingga tim gabungan saat ini sedang menuju ke lokasi evakuasi,"tutur Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangannya, Rabu (15/9/2021). Menurut Kamal, anggota menerima laporan dari masyarakat bahwa telah menemukan pesawat Rimbun Air PK OTW di bukit Kampung Bilogai Distrik Sugapa dengan ketinggian 2.400 meter koordinat 7219979585751. "Pukul 12.30 WIT, mendapat laporan tersebut, tim gabungan TNI-Polri dan pemuda gereja langsung menuju ke TKP guna melakukan evakuasi para korban,"jelas dia. Kamal belum mengetahui pasti kondisi pesawat saat ini maupun kru di dalamnya. Hanya saja, pada saat kejadian cuaca memang kurang mendukung sehingga mengganggu upaya pendaratan. "Mudah-mudahan dua sampai ti...